Tampilkan postingan dengan label Dimuat di Media Cetak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dimuat di Media Cetak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

Menilik Cara Asyik Belajar Ilmu Kimia

Resensi saya dimuat di Koran Jakarta. Sabtu 15 Maret 2014 : 



















Judul Buku : Kambing yang Cerdas, Dongeng-dongeng unik-menarik dunia kimia.
Penulis       : Drs Hiskia Achmad
Penerbit    : Nuansa Cendikia
Jumlah Halaman : 157 Halaman
Ukuran buku : 17,5x25 Cm
Terbit        : Cetakan Pertama 2013
ISBN          : 978-602-7768-10-9
-------------------------------------------------------


Tokoh pendidikan Matematika Indonesia, Prof. Dr. Ir Andi Hakim mengatakan bahwa mendongeng itu sangat diperlukan oleh anak-anak karena dapat membina penalaran dan karakter. Dan menurut Prof. Dr. Tjia May Ong dari Departemen Fisika ITB mendongeng juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan konsep.

Kata-kata kedua tokoh tersebut yang menginspirasi penulis, Drs Hiskia Achmad yang seorang pakar kimia dari ITB, yang juga dikenal sebagai ahli mendongeng itu menemukan cara yang dianggap efektif untuk menyampaikan pengetahuan kimia dalam sebuah buku.

Ada tiga unsur penting dalam pembelajaran sains yaitu : Sikap, proses dan produk. Pada umumnya penyampaian pelajaran tersebut hanya memberitahukan produk yang sudah terupa teori atau hukum saja, bukan proses bagaimana menemukan suatu hukum.

Rabu, 09 Oktober 2013

Perempuan-perempuan Pekerja Keras

Alhamdulillah dimuat lagi ke3 kalinya di Koran Jakarta, Rabu 9 Oktober 2013 :








Sering dicap sebagai makhluk lemah, namun perempuan terkadang dalam beberapa soal tak kalah dari laki-laki, malah sering lebih tangguh. Ketika situasi dan kondisi membutuhkan, mereka bisa berubah menjadi perkasa melampaui yang dibayangkan. Kaum wanita bisa menjadi tahan banting di segala medan dan cuaca kehidupan kalau sudah kepepet.

Tak semua perempuan di dunia ini beruntung bisa mendapat pendidikan sesuai dengan minatnya, lalu bekerja nyaman dengan gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan. Begitu juga dalam rumah tangga. Tak semua perempuan beruntung mampu membangun “biduk” yang mapan dan berjodoh orang yang baik dan bertanggung jawab.

Kamis, 03 Oktober 2013

Menjaga Kesehatan Lewat Seleksi Makanan

Dimuat di Koran Jakarta pada hari Kamis, 3 Oktober 2013 : 
http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/130220

--------------------------------------------------------------------




Setiap anak sakit bisa menimbulkan keresahan dan stres tersendiri bagi para orang tua untuk mengupayakan kesembuhan. Tak jarang kondisi ini membuat orang tua bergantung pada dokter. Setiap kali anak sakit, orang tua baru tenang kalau sudah diperiksa dokter dan diberi obat. 

Buku ini menjabarkan cara mengobati anak yang sakit tanpa dokter. Intinya, mengusahakan anak dan seluruh keluarga sehat tanpa harus ke dokter. Bukan hanya karena biaya ke dokter mahal, namun juga karena ilmu medis tidaklah sempurna, meski dari masa ke masa selalu diperbarui dan ada teori-teori anyar. 

Di sini diperlukan perubahan paradigma, cara berpikir, ketika kondisi salah satu anggota keluarga sakit. Paradigma umum, orang sakit memerlukan obat. Seseorang pergi ke dokter bukan untuk mengonsultasikan penyakitnya, namun mencari obat (halaman 43). 

Pada kenyataannya, banyak sekali penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya. Manusia tinggal mencari sebab seperti diare yang bisa dicegah dengan menghindari makanan tertentu. Diare tak selalu karena bakteri. Bisa juga karena tidak cocok dengan makanan atau minuman tertentu. Diare semacam itu tidak membutuhkan obat dan bisa sembuh dengan sendirinya jika makanan atau minuman penyebabnya dihindari.

Senin, 05 Agustus 2013

Wujud Cinta Sebenarnya pada Kopi Indonesia

Resensi pertama saya yang dimuat di media cetak Koran Jakarta pada kamis 23 mei 2013.
http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/120059
-----------------------------------------------------------------------------------------



Wujud Cinta Sebenarnya pada Kopi Indonesia
Wujud Cinta Sebenarnya pada Kopi Indonesia
IST
Novel ini merupakan kisah romansa dengan alur yang agak lambat karena di berbagai sisinya selalu disediakan ruang untuk menceritakan seputar kopi dan bisnis coffee shop.
The Coffee Memory adalah novel yang beraroma kopi. Mengisahkan para pencinta kopi dengan segenap kerinduan dan eksotisme perjalanan menggapai cinta dan cita-cita.
Dania harus kehilangan Andro, suami yang amat dicintainya.

Dia harus mulai menata hidup sekaligus mengumpulkan tekad untuk melanjutkan mimpi dan cinta sang suami pada kopi. Bisnis coffee shop yang telah dirintis bersama semenjak Andro masih hidup harus dilanjutkan. Dengan tertatih dan usaha yang lebih keras karena coffee shop mereka telah kehilangan barista terbaiknya.

Pekerjaan barista tidak hanya seputar pemahaman tentang membuat dan menyajikan latte, macchiato, espresso, dan cappuccino, tetapi juga memahami filosofi dan histori yang tersimpan di balik setiap miligram serbuk kopi. Dania harus merekrut barista baru dan lebih survive terhadap persaingan bisnis yang tak bisa dihindarkan.

Katjoe Manis Coffee yang kini dipegang kendalinya oleh Dania ternyata banyak mengalami hambatan. Saingan kafe dan kedai kopi lain dengan konsep-konsep baru yang lebih fresh dan memikat semakin berdatangan. Apalagi Bookafeholik, kafe baru yang konsep dan strategi bisnisnya sangat kuat itu, tiba-tiba hadir di dekat ruko yang disewa oleh Dania untuk Katjoe Manis. Kafe baru itu adalah cabang dari usaha serupa yang sudah berjalan di beberapa kota lain. Dan pemiliknya adalah Pram, orang yang dikenal oleh Dania pada masa lalunya.