Jumat, 14 Maret 2014

Menilik Cara Asyik Belajar Ilmu Kimia

Resensi saya dimuat di Koran Jakarta. Sabtu 15 Maret 2014 : 



















Judul Buku : Kambing yang Cerdas, Dongeng-dongeng unik-menarik dunia kimia.
Penulis       : Drs Hiskia Achmad
Penerbit    : Nuansa Cendikia
Jumlah Halaman : 157 Halaman
Ukuran buku : 17,5x25 Cm
Terbit        : Cetakan Pertama 2013
ISBN          : 978-602-7768-10-9
-------------------------------------------------------


Tokoh pendidikan Matematika Indonesia, Prof. Dr. Ir Andi Hakim mengatakan bahwa mendongeng itu sangat diperlukan oleh anak-anak karena dapat membina penalaran dan karakter. Dan menurut Prof. Dr. Tjia May Ong dari Departemen Fisika ITB mendongeng juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menanamkan konsep.

Kata-kata kedua tokoh tersebut yang menginspirasi penulis, Drs Hiskia Achmad yang seorang pakar kimia dari ITB, yang juga dikenal sebagai ahli mendongeng itu menemukan cara yang dianggap efektif untuk menyampaikan pengetahuan kimia dalam sebuah buku.

Ada tiga unsur penting dalam pembelajaran sains yaitu : Sikap, proses dan produk. Pada umumnya penyampaian pelajaran tersebut hanya memberitahukan produk yang sudah terupa teori atau hukum saja, bukan proses bagaimana menemukan suatu hukum.

Metode mendongeng yang diulas dalam buku ini ada yang diambil setting masa lalu sebagaimana dalam bab Asal Mula Istilah Atom. Pada sekitar tahun 400 sebelum masehi, disebutkan disana kaum pria tidak perlu bekerja dikarenakan banyak dilayani wanita dan budak. Mereka menghabiskan waktu dengan bersenda gurau dan berdiskusi tentang alam ini sambil minum anggur.

Mereka berkumpul dalam kelompok-kelompok arisan. Salah satu kelompok diberi nama Atomist, yang dipimpin oleh Democritus. Pada satu diskusi mereka mempersoalkan suatu pendapat bahwa segala sesuatu di alam ini terbuat dari air, api, udara dan tanah. Kemudian anggota lain mengatakan bahwa pendapat itu tidak benar. Ia menunjukkan sepotong keju dan menanyakan apa yang terjadi jika potongan keju tersebut dibagi dua dan seterusnya sampai potongan itu tidak bisa dibagi lagi. (Halaman 17)

Mereka mempertanyakan apa nama bagian keju yang tidak dapat dibagi lagi itu? Democritus menjawab dengan menamakan potongan tak bisa terbagi lagi itu dengan nama kelompoknya, yaitu atom. Selama dua ribu tahun belum ada yang bisa menjelaskan dan membuktikan apa itu atom sampai kemudian ilmuan-ilmuan menemukan bukti dan penjelasannya pada sekitar abad 17 Masehi.

Selain dongeng dengan lokasi waktu masa lalu, beberapa bab dalam buku ini juga memaparkan dongeng modern yang terjadi pada setting waktu masa kini.seperti dalam bab Gedung Kimia Terbakar (Reaksi Nyala Raksasa). Penulis mengisahkan pengalaman pribadinya saat terjadi kebakaran gedung kimia kampus ITB. Beberapa mobil pemadam kebakaran tidak dapat memedamkan api karena zat kimia yang terbakar di laboratorium Kimia Analitik dan Kimia Fisik tidak dapat dipadamkan dengan semprotan air. Terjadi ledakan-ledakan dan letusan. Dalam cerita tersebut Dr Hiskia menyisipkan pemahaman tentang salah satu sasaran perkuliahan Kimia, yaitu problem solving, bagaimana menjelaskan terjadinya sebuah persoalan. Kenapa kebakaran itu terjadi dan bagaimana reaksi berbagai hal terkait peristiwa tersebut dan mengusahakan pemecahannya.

Bahkan menariknya lagi, ada juga dongeng yang berpadu anekdot cerdas yang akan membuat pembaca tersenyum sejenak. Diantaranya adalah pada bab Berapa Harga Diri Anda? Tubuh manusia bagaikan laboratorium kimia. Unsur-unsur yang diperlukan (terdapat dalam) tubuh manusia dewasa jika dibeli di toko kimia itu menurut Prof Champbell adalah sebesar 4,02 dollar. Sementara para ahli kimia sintesis dengan bahan baku sejumlah itu bisa menghasilkan senyawa-senyawa seharga 6 juta dollar. Jadi bisa dikatakan bahwa kalau anda ingin menjual diri, pasanglah harga sekurang-kurangnya 50 miliar rupiah, belum termasuk ongkos membuatnya. (Halaman 28)

Banyak lagi pembahasan menarik dengan menyusupkan konsep hukum kimia dalam cerita-cerita unik. Cerita-cerita tersebut bukan rekaan penulis namun diramu dari berbagai sumber buku dan pengalaman mengikuti berbagai seminar. Cocok untuk bacaan pembelajar yang ingin menambah pengetahuan seputar kimia dengan cara asyik dan sederhana.(*)


4 komentar:

  1. wah hebat mbak binta ini :) selamat ya mbak

    BalasHapus
  2. alhamdulillah.. makasih mbak :)

    BalasHapus
  3. kereeeeeen, keren bukunya, keren reviewnya, :)
    apalagi itu soal menjual harga diri, makjleb banget, mak. selama ini bahkan tidak pernah terpikir sama saya. heuehu

    BalasHapus
  4. Terima kasih informasinya

    Blognya Keren dan Salam Kenal

    Blogwalking Web Kimia SMK Asyik
    Di
    http://www.trigpss.com/

    BalasHapus

Mari bersilaturrahmi dan berbagi informasi dengan meninggalkan komentar disini. Kami lebih menyukai komentar yang santun dan sesuai dengan konten isi postingan yaaa.. ^^